Kamis, 04 Juli 2013

video proses belajar pada anak usia dini


lirik lagu anak-anak taman kanak-kanak dan paud

 1. Balonku


Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
Hijau, kuning, kelabu
Merah muda dan biru
Meletus balon hijau DOR!
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat


2. Bangun Tidur


Penggubah: “anonim

Bangun tidur kuterus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis Mandi kutolong ibu
Membersihkan tempat tidurku


3. Bermain


Penggubah: “anonim

Petik rambutan bungkus di kain
Belilah kain buatan Bangka
Ayolah kawan kita bermain
Kita bermain bersama-sama

Ayo ayo ayo, lari lari lari
Ayo lari jangan berhenti

Ayo ayo ayo, lari lari lari
Ayo lari jangan berhenti

hely guk guk guk


4. Bintang Kecil


Penggubah: R.A.C__________

Bintang kecil, di langit yang tinggi
Amat banyak, menghias angkasa
Aku ingin, terbang dan menari
jauh tinggi ke tempat kau berada


5. Bintang Kejora


Penggubah:GAN

Kupandang langit penuh bintang bertaburan
Berkelap kelip seumpama bintang berlian
Tampak sebuah lebih terang cahayanya
Itulah bintangku Bintang Kejora yang indah s’lalu

6. Bunda Piara


Penggubah: __________

Bila kuingat lelah
ayah bunda
Bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku
amatlah senang
senang dipangku dipangku dipeluknya
serta dicium dicium dimanjakan
namanya kesayangan


7. Bunga Hiasan


Penggubah: __________

Bunga-bunga di dalam taman
Beraneka warna untuk hiasan
Kupetik bunga untuk kenangan
Untuk ibu dan handai taulan


8. Bungaku


Penggubah: __________

Waktu menyingsing fajar
Pagi sunyi senyap
Matahari bersinar
Mengganti malam g’lap

Nampak sekuntum bunga
Di muka rumahku
Kepala Mas Juita
Daunnya beledu


9. Burung Kakaktua


Penggubah: “NN”

Burung kakaktua
hinggap di jendela
Nenek sudah tua
giginya tinggal dua

Trek-jing … trek-jing …
Trek-jing tra-la-la
Trek-jing … trek-jing …
Trek-jing tra-la-la

Trek-jing … trek-jing …
Trek-jing tra-la-la
Burung kakaktua


10. Burung Unta


Penggubah: __________

Ada sebangsa burung
yang tidak bisa terbang
Tubuhnya sangat jangkung
seperti naik engrang

Panjanglah kakinya
Panjanglah lehernya
Datang dari Afrika
Itulah burung unta

11. Cicak-cicak di Dinding


Penggubah: NN

cicak-cicak di dinding
diam diam merayap
datang seekor nyamuk
hap … lalu ditangkap




12. Dua Mata Saya


Penggubah: GAN

dua mata saya
hidung saya satu
dua kaki saya pakai sepatu baru dua telinga saya yang kiri dan kanan satu mulut saya
tidak berhenti makan


13. Gelang Sipaku Gelang


Penggubah: NN

gelang sipaku gelang
gelang si rama rama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

Sayonara sayonara
Sampai berjumpa pulang

Sayonara sayonara
Sampai berjumpa pulang

Buat apa susah Buat apa susah
Susah itu tak ada gunanya


14. Ibu Kita Kartini


Penggubah: WR Supratman

ibu kita Kartini, putri sejati
putri Indonesia, harum namanya

ibu kita Kartini, pendekar bangsa
pendekar kaumnya untuk merdeka

wahai ibu kita Kartini
putri yang mulia
sungguh besar cita-citanya
bagi Indonesia

15. Ibu Pertiwi


Penggubah: GAN

kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang

hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa

kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu
ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa

16. Kapal Api


Penggubah: __________

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut,
s’makin lama s’makin jelas
bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar,
asapnya yang putih mengepul di udara


17. Kasih Ibu


Penggubah: __________

Kasih ibu,
kepada beta
tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,
tak harap kembali,
Bagai sang surya, menyinari dunia.


19. Kebunku


Penggubah: __________

Lihat kebunku
penuh dengan bunga

ada yang putih,
dan ada yang merah

setiap hari
kusiram semua
mawar melati,
semuanya indah!


20. Keranjang Sampah


Penggubah: _________

Jika kumakan pisang
tidak dengan kulitnya

Kulit kulempar k’ranjang
Keranjang sampah namanya
Keranjang sampah namanya

21. Ke Pasar Ikan


Penggubah: __________

Hari Minggu, hari Minggu ke Pasar Ikan
dengan ayah dengan ibu beserta paman
Kulihat ikan di dalam kolam
berbisik-bisik memberi salam


22. Kring Kring…


Penggubah: __________

(1)
Kring-kring-kring ada sepeda
Sepedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
karena rajin belajar

(2)
Tok-tok-tok ada sepatu
Sepatuku kulit lembu
Kudapat dari ibu
karena rajin membantu


23. Kunang-Kunang


Penggubah: A.T Mahmud

(1)
Kunang-kunang, hendak ke mana
Kelap-kelip indah sekali
Gemerlap, bersinar
seperti bintang di malam hari

(2)
Kunang-kunang, terbang ke sini
Ke tempatku singgah dahulu
Kemari, kemari
Hinggaplah di telapak tanganku


24. Layang-layang


Penggubah: ________

Kuambil buluh sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kutimbang dengan benang
Kujadikan layang-layang

Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hatiku riang dan senang


25. Mobilku


Penggubah: __________
(1)
Dodoli dodoli pret
suara mobilku
Rodanya dari karet
Warnanya biru

(2)
Dodoli dodoli pret
nyetir sendiri
Disetop pak polisi
Kuharus b’renti

26. Naik Delman

Penggubah: GAN
Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota
naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
mengendarai kuda supaya baik jalannya
Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk
Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s’patu kuda

27. Naik Gunung

Penggubah: __________
Naik – naik, ke puncak gunung
tinggi – tinggi sekali
Naik – naik, ke puncak gunung
tinggi – tinggi sekali
Kiri – kanan kulihat saja
banyak pohon cemara
Kiri – kanan kulihat saja
banyak pohon cemara

28. Naik Kereta Api

Penggubah: __________
Naik kereta api … tut … tut … tut
Siapa hendak turut
Ke Bandung … Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo temanku lekas naik
Keretaku tak berhenti lama
Cepat kretaku jalan …tut…tut…tut
Banyak penumpang turut
K’retaku sudah penat
Karena beban terlalu berat
Di sinilah ada stasiun
Penumpang semua turun

29. Nina Bobo

Penggubah: __________
Nina bobo oh nina bobo
Kalau tidak bobo digigit nyamuk
-> sering ditambahkan:
Tidurlah sayang, adikku manis…
Kalau tidak bobo digigit nyamuk

30. Pelangi

Penggubah: __________
Pelangi pelangi
alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
di langit yang biru
Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!

31. Pergi Belajar


Penggubah: Ibu Sud (1943)

oh, ibu dan ayah, selamat pagi
kupergi sekolah sampai kan nanti

ibu dan ayah:

selamat belajar nak penuh semangat
rajinlah selalu tentu kau dapat
hormati gurumu sayangi teman
itulah tandanya kau murid budiman

32.Satu satu aku sayang ibu


Penggubah: ________

Satu satu, aku sayang ibu!
Dua dua, juga sayang ayah!
Tiga tiga.. sayang adik kakak!
Satu-dua-tiga, sayang semuanya!


33. Selamat Ulang Tahun


Penggubah: __________

Selamat
Ulang tahun,
Kami ucapkan.

Selamat
Panjang umur!
Kita ‘kan doakan.

Selamat
Sejahtera, sehat sentosa!!

Selamat panjang umur
dan bahagia!


34. Si Kancil Nakal


Penggubah: “anonim”

Si Kancil anak nakal
Suka mencuri timun
Ayo lekas ditangkap
Jangan diberi ampun


35. Soleram


Penggubah: __________

Soleram soleram
Soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya

Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium marahlah pipinya

36. Taman Kanak-Kanak


Penggubah: __________

Taman yang paling indah
hanya taman kami
Taman yang paling indah
hanya taman kami

Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami
taman kanak-kanak


37.Tari Topeng


Penggubah: Raimond RS__________

Tari topeng bergembira
siapa suka boleh coba
diiringi lagu riang
tepuk tangan sama-sama
tari topeng bergembira


38. Topi Saya Bundar


Penggubah: __________

Topi saya bundar.
Bundar topi saya.

Kalau tidak bundar,
bukan topi saya!


39. Tukang Kayu


Penggubah: __________

Katakan padaku hei tukang kayu
bagaimana caranya
memotong kayu

Lihat, lihat anakku
beginilah caranya
memotong kayu


40. Tukang Pos


Penggubah: __________

Aku tukang pos
rajin sekali
Surat kubawa naik sepeda
siapa saja aku layani
tidak kupilih
miskin dan kaya
Kring … kring … pos!

41. Awan


Penggubah: __________

Kulihat awan
Seputih kapas
Arak berarak dilangit luas
Andai kudapat
Kesana terbang
Akan kuraih kubawa pulang


42. Anjing kecil


Penggubah: __________

Aku punya anjing kecil
Kuberi nama Helly
Dia senang bermain-main
Sambil berlari-lari
Helly! Guk! Guk! Guk!
Kemari! Guk! Guk! Guk!
Ayo lari-lari…
Helly! Guk! Guk! Guk!
Kemari! Guk! Guk! Guk!
Ayo lari-lari




43. Bangun Pagi


Penggubah: __________

Satu dua, tiga empat
Lima Enam, tujuh delapan
siapa rajin kesekolah
cari ilmu sampai dapat

sungguh senang
amat senang
bangun pagi pagi
sunggu senang


44. Kupu-Kupu


Kupu-kupu yang lucu
kemana engkau terbang
hilir mudik mencari
bunga-bunga yang kembang
berayun ayun
pada tangkai yang lemah
tidakkah sayapmu
merasa lelah
………….
Adik siapa itu
punya empat mata
mungkin mencari kamu
lekaslah sedia
………….
jangan buang kulit pisang sembarangan
disana t’lah ada keranjang kotoran
bila adik yang baru pandai berjalan
terinjak kulit pisang di kaki kanan
adik jatuh menangis mengerang erang
sebab salah sipembuang kulit pisang
…………
Lihat ibu keretaku yang baru
cukup besar buat ayah dan ibu
roda empat buatanku sendiri
dari kulit buah jeruk bali
………..


45. NAIK BECAK


saya mau tamasya
berkeliling keliling kota
hendak melihat-lihat keramaian yang ada
saya panggilkan becak
kereta tak berkuda
becak, becak, coba bawa saya
saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
melihat dengan asyik
ke kanan dan ke kiri
lihat becakku lari
bagaikan tak berhenti
becak, becak, jalan hati-hati

46. Burung Kutilang


dipucuk pohon cempaka
burung kutilang berbunyi
bersiul, siul sepanjang hari
dengan tak jemu jemu
mengangguk angguk sambil berseru
trilili lili lilili
sambil berlompat lompatan
paruhnya slalu terbuka
digeleng gelengkan kepalanya
mnentang langit biru
tandanya ia suka berseru
trilili lili lilili
………..
aku hendak kepekan mau beli ikan
kumasak dengan santan untuk ayah makan
ini ikan tengiri siapa yang punya
aku hendak memberi murahkan harganya
ini uang setali jangan ikat lagi
…………
hari sudah tinggi
………….
bunga didalam tamanku
merah putih kuning ungu
setiap hari ku ………
………


47. NENEK MOYANGKU


nenek moyangku orang pelaut
gemar mengarung luas samudra
menerjang ombak tiada takut
menempuh badai sudah biasa

angin bertiup layar terkembang
ombak berdebur di tepi pantai
pemuda b’rani bangkit sekarang
ke laut kita beramai-ramai

belalai gajah panjang
bulu kucingku belang
Tuhan maha penyayang
anak-anak disayang

Rabu, 26 Juni 2013

Pengetahuan Dasar dan Keterampilan Musik untuk TK


Pengetahuan Dasar dan Keterampilan Musik
untuk TK
Media musik: bunyi dan diam. Musik dibangun atas unsur-unsur musik:
  1. ritme,
  2. melodi,
  3. harmoni,
  4. tekstur, dan
  5. bentuk.
Unsur-unsur dibungkus oleh kualitas berupa warna bunyi dan kekuatan bunyi (Reimer).
Definisi musik adalah:
  1. pesona jiwa, alat membuat gembira, sedih, semangat, susah, dan penuh pengharapan;
  2. seolah-olah mengangkat pikiran dan ingatan melambung tinggi;
  3. emosi melampaui diri seperti gelombang di laut lepas
    (Seashore, 87).
Pengetahuan Dasar Musik
Musik memiliki tata bahasa, ilmu kalimat, dan retorik. Namun musik berbeda dengan bahasa. Elemen “kata” pada bahasa adalah materi yang konkret yang memiliki makna yang tetap, sedangkan “nada” pada musik bersifat absurd dan hanya bermakna ketika dia berada di antara nada-nada yang lainnya. Fungsi yang dimilikinya sangat besar dalam kehidupan manusia, seperti sebagai bagian dari kegiatan ritual keagamaan, sebagai media hiburan, pendidikan, dan kesehatan.
Musik dibangun oleh elemen-elemen bunyi, melodi, ritme, harmoni, dan ekspresi. Bunyi itu sendiri terdiri dari pitch yang berhubungan dengan ketinggian nada, durasi yang berhubungan dengan jangka waktu nada-nada, intensitas yang berhubungan dengan kekuatan bunyi atau nada. Intensitas ini sering pula disebut sebagai bagian dari ekspresi musik yakni sebagai unsur dinamik. Satu lagi unsur bunyi yakni timbre atau warna nada/suara yang berkaitan dengan kualitas bunyi yang dihasilkan yang berhubungan dengan jenis materi dan teknik dihasilkannya suara.
Elemen ritmik terdiri dari beat, meter, dan pola-pola irama. Beat berkaitan dengan ketukan teratur yang melatarbelakangi irama lagu. Meter berkaitan dengan pola beat yang bertekanan yang berulang-ulang.
Elemen melodi pada musik berkaitan dengan unsur gerak maju melodi, wilayah nada, ukuran, tempo dan ritmik, kontur melodi. Gerak berpindah dari satu nada ke nada yang lain dalam sebuah lagu dikenal dengan gerak maju melodi yang dibatasi oleh wilayah nada yang berhubungan dengan picth nada yang tertinggi dan terendah dalam lagu tersebut. Lagu anak-anak usai TK biasanya memiliki panjang melodi yang terbatas, sekitar 6 – 12 birama.
Hal ini sesuai dengan kemampuan dan perkembangan anak. Begitu pula dengan kontur melodinya. Pada umumnya berkontur landai dan sesekali ada loncatan nada.
Sementara unsur harmoni dan ekspresi dalam musik untuk lagu anak TK, tidaklah terlalu tampak. Namun untuk pengetahuan bagi guru TK, pengetahuan tentang harmoni akan sangat membantu dalam mengembangkan metode seni di sekolah. Unsur harmoni terdiri dari akor, tonalitas, tangga nada, dan interval.
Sebagai guru TK, Anda tidak dianjurkan untuk mengajarkan materi ini, namun Anda sangat dianjurkan untuk memahaminya, karena pengetahuan ini akan membantu Anda sebagai guru TK mengapresiasi lebih awal akan lagu-lagu anak yang akan dipilih menjadi lagu model di kelas.

Bernyanyi
Medium musik pertama yang dimiliki manusia diduga adalah bernyanyi. Suara manusia diperkirakan merupakan medium musikal yang mendasari medium-medium musik lainnya. Musik vokal/bernyanyi memiliki ekspresi yang paling natural, komunikasi yang paling langsung, dan merupakan kehalusan dari gambaran perasaan/emosi dan musik, serta kualitas kemanusiaan secara umum, karena vokal berasal dari tubuh si penyanyinya sendiri.
Bernyanyi merupakan suatu bagian yang penting dalam pengembangan diri anak. Dalam bernyanyi, anak-anak akan dapat mengekspresikan apa yang dirasakan, dipikirkan, diimpikan secara pribadi, dan melalui bernyanyilah anak akan bersentuhan dengan sesuatu yang indah. Dengan demikian ada 2 (dua) hal yang perlu menjadi perhatian guru, yakni bagaimana memperkenalkan bernyanyi pada anak-anak, dan apa serta kapan mereka bernyanyi.
Dalam menentukan kapan akan dilakukan kegiatan bernyanyi perlu diperhatikan waktu dan durasi kegiatan tersebut. Penempatan mata acara bernyanyi bersama sebaiknya perlu diperhatikan jenis mata acara sebelum dan sesudahnya. Pemilihan durasi atau waktu yang diperlukan untuk bernyanyi bersama Anda perlu memperhatikan faktor tingkat usia dan kemampuan fisik anak. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan hal-hal lain, seperti posisi dan format bernyanyi, serta alat musik yang akan digunakan.
Warna suara anak-anak biasanya tinggi, ringan, dan melengking (seperti suara suling). Karakter suara ini harus disesuaikan dengan lagu-lagu anak. Kualitas suara anak tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman musikal, struktur dan perkembangan fisik anak, serta contoh-contoh nyanyian yang pernah didengar mereka.
Bernyanyi yang benar tidaklah sesederhana yang diperkirakan, menyuarakan notasi dalam bentuk teks lagu, bernapas, melembutkan dan mengeraskan volume, berusaha mengekspresikan dengan gerak tubuh, lalu selesai. Dalam bernyanyi ada teknik-teknik yang harus dikuasai sehingga suara yang akan dihasilkan adalah suara “orang bernyanyi”. Beberapa teknik yang perlu dikuasai adalah pembentukan dan olah suara, pernapasan, pengucapan, penguatan resonansi, vokalisi, dan penjiwaan.

Keterampilan Bermain Musik
Pengimitasian alat musik dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada anak didik dan guru dalam mengekplorasi berbagai sumber bunyi instrumen dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dari lingkungan sekitar kita. Selain itu dengan mengimitasi bunyi instrumen guru dan anak didik akan memperoleh beberapa alat musik sederhana yang mungkin sulit diperoleh di tempat mengajar Anda. Melalui pengimitasian alat musik, anak didik dan guru memperoleh kesempatan mengkreasikan instrumen musik dan bermain bersama.
Namun demikian tetap sekolah harus memiliki beberapa instrumen yang “wajib” dimiliki untuk keperluan pembelajaran di kelas terutama berdasarkan jenis alat musik seperti instrumen melodis dan ritmis, dan alat musik berdasarkan karakter suaranya.
Dalam mempelajari alat musik berbilah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah organologi alat musiknya. Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah teknik penjarian dan teknik meniup (pianika).
Alat musik tiup memerlukan penguasaan pernapasan yang bagus agar dihasilkan nada-nada yang standar tidak berubah selain menguasai teknik penjariannya. Teknik menyelaraskan perlu juga dikuasai agar guru dapat menyesuaikan pitch alat musik dengan pitch suara anak didik.
Sementara untuk mempelajari alat musik petik, pertama-tama Anda harus menguasai betul teknik penjarian agar dihasilkan nada-nada yang harmonis. Ada dua teknik memetik gitar, yakni dipetik secara bersamaan dan petikan satu persatu dawai gitar.

Pengetahuan Dasar dan Keterampilan Musik
Media musik: bunyi dan diam.
Musik dibangun atas unsur-unsur musik:
  1. ritme,
  2. melodi,
  3. harmoni,
  4. tekstur, dan
  5. bentuk.
Unsur-unsur dibungkus oleh kualitas berupa warna bunyi dan kekuatan bunyi (Reimer).
Definisi musik adalah:
  1. pesona jiwa, alat membuat gembira, sedih, semangat, susah, dan penuh pengharapan;
  2. seolah-olah mengangkat pikiran dan ingatan melambung tinggi;
  3. emosi melampaui diri seperti gelombang di laut lepas
    (Seashore, 87).

Pengetahuan Dasar Musik
Musik memiliki tata bahasa, ilmu kalimat, dan retorik. Namun musik berbeda dengan bahasa. Elemen “kata” pada bahasa adalah materi yang konkret yang memiliki makna yang tetap, sedangkan “nada” pada musik bersifat absurd dan hanya bermakna ketika dia berada di antara nada-nada yang lainnya. Fungsi yang dimilikinya sangat besar dalam kehidupan manusia, seperti sebagai bagian dari kegiatan ritual keagamaan, sebagai media hiburan, pendidikan, dan kesehatan.
Musik dibangun oleh elemen-elemen bunyi, melodi, ritme, harmoni, dan ekspresi. Bunyi itu sendiri terdiri dari pitch yang berhubungan dengan ketinggian nada, durasi yang berhubungan dengan jangka waktu nada-nada, intensitas yang berhubungan dengan kekuatan bunyi atau nada. Intensitas ini sering pula disebut sebagai bagian dari ekspresi musik yakni sebagai unsur dinamik. Satu lagi unsur bunyi yakni timbre atau warna nada/suara yang berkaitan dengan kualitas bunyi yang dihasilkan yang berhubungan dengan jenis materi dan teknik dihasilkannya suara.
Elemen ritmik terdiri dari beat, meter, dan pola-pola irama. Beat berkaitan dengan ketukan teratur yang melatarbelakangi irama lagu. Meter berkaitan dengan pola beat yang bertekanan yang berulang-ulang.
Elemen melodi pada musik berkaitan dengan unsur gerak maju melodi, wilayah nada, ukuran, tempo dan ritmik, kontur melodi. Gerak berpindah dari satu nada ke nada yang lain dalam sebuah lagu dikenal dengan gerak maju melodi yang dibatasi oleh wilayah nada yang berhubungan dengan picth nada yang tertinggi dan terendah dalam lagu tersebut. Lagu anak-anak usai TK biasanya memiliki panjang melodi yang terbatas, sekitar 6 – 12 birama.
Hal ini sesuai dengan kemampuan dan perkembangan anak. Begitu pula dengan kontur melodinya. Pada umumnya berkontur landai dan sesekali ada loncatan nada.
Sementara unsur harmoni dan ekspresi dalam musik untuk lagu anak TK, tidaklah terlalu tampak. Namun untuk pengetahuan bagi guru TK, pengetahuan tentang harmoni akan sangat membantu dalam mengembangkan metode seni di sekolah. Unsur harmoni terdiri dari akor, tonalitas, tangga nada, dan interval.
Sebagai guru TK, Anda tidak dianjurkan untuk mengajarkan materi ini, namun Anda sangat dianjurkan untuk memahaminya, karena pengetahuan ini akan membantu Anda sebagai guru TK mengapresiasi lebih awal akan lagu-lagu anak yang akan dipilih menjadi lagu model di kelas.

Bernyanyi
Medium musik pertama yang dimiliki manusia diduga adalah bernyanyi. Suara manusia diperkirakan merupakan medium musikal yang mendasari medium-medium musik lainnya. Musik vokal/bernyanyi memiliki ekspresi yang paling natural, komunikasi yang paling langsung, dan merupakan kehalusan dari gambaran perasaan/emosi dan musik, serta kualitas kemanusiaan secara umum, karena vokal berasal dari tubuh si penyanyinya sendiri.
Bernyanyi merupakan suatu bagian yang penting dalam pengembangan diri anak. Dalam bernyanyi, anak-anak akan dapat mengekspresikan apa yang dirasakan, dipikirkan, diimpikan secara pribadi, dan melalui bernyanyilah anak akan bersentuhan dengan sesuatu yang indah. Dengan demikian ada 2 (dua) hal yang perlu menjadi perhatian guru, yakni bagaimana memperkenalkan bernyanyi pada anak-anak, dan apa serta kapan mereka bernyanyi.
Dalam menentukan kapan akan dilakukan kegiatan bernyanyi perlu diperhatikan waktu dan durasi kegiatan tersebut. Penempatan mata acara bernyanyi bersama sebaiknya perlu diperhatikan jenis mata acara sebelum dan sesudahnya. Pemilihan durasi atau waktu yang diperlukan untuk bernyanyi bersama Anda perlu memperhatikan faktor tingkat usia dan kemampuan fisik anak. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan hal-hal lain, seperti posisi dan format bernyanyi, serta alat musik yang akan digunakan.
Warna suara anak-anak biasanya tinggi, ringan, dan melengking (seperti suara suling). Karakter suara ini harus disesuaikan dengan lagu-lagu anak. Kualitas suara anak tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman musikal, struktur dan perkembangan fisik anak, serta contoh-contoh nyanyian yang pernah didengar mereka.
Bernyanyi yang benar tidaklah sesederhana yang diperkirakan, menyuarakan notasi dalam bentuk teks lagu, bernapas, melembutkan dan mengeraskan volume, berusaha mengekspresikan dengan gerak tubuh, lalu selesai. Dalam bernyanyi ada teknik-teknik yang harus dikuasai sehingga suara yang akan dihasilkan adalah suara “orang bernyanyi”. Beberapa teknik yang perlu dikuasai adalah pembentukan dan olah suara, pernapasan, pengucapan, penguatan resonansi, vokalisi, dan penjiwaan.

Keterampilan Bermain Musik
Pengimitasian alat musik dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada anak didik dan guru dalam mengekplorasi berbagai sumber bunyi instrumen dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dari lingkungan sekitar kita. Selain itu dengan mengimitasi bunyi instrumen guru dan anak didik akan memperoleh beberapa alat musik sederhana yang mungkin sulit diperoleh di tempat mengajar Anda. Melalui pengimitasian alat musik, anak didik dan guru memperoleh kesempatan mengkreasikan instrumen musik dan bermain bersama.
Namun demikian tetap sekolah harus memiliki beberapa instrumen yang “wajib” dimiliki untuk keperluan pembelajaran di kelas terutama berdasarkan jenis alat musik seperti instrumen melodis dan ritmis, dan alat musik berdasarkan karakter suaranya.
Dalam mempelajari alat musik berbilah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah organologi alat musiknya. Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah teknik penjarian dan teknik meniup (pianika).
Alat musik tiup memerlukan penguasaan pernapasan yang bagus agar dihasilkan nada-nada yang standar tidak berubah selain menguasai teknik penjariannya. Teknik menyelaraskan perlu juga dikuasai agar guru dapat menyesuaikan pitch alat musik dengan pitch suara anak didik.
Sementara untuk mempelajari alat musik petik, pertama-tama Anda harus menguasai betul teknik penjarian agar dihasilkan nada-nada yang harmonis. Ada dua teknik memetik gitar, yakni dipetik secara bersamaan dan petikan satu persatu dawai gitar.

Kemampuan Dasar Musik Anak Usia TK
Pada pendidikan seni musik kemampuan dasar musik harus memperhatikan aspek: intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, estetik dan kreativitas.
  1. Aspek intelektual adalah aspek yang berkaitan kemampuan dengan berpikir dan pemahaman atau kognisi dalam kegiatan musik.
  2. Aspek emosional adalah aspek yang berkaitan dengan pengendalian emosi, antara lain mengenai ketekunan, kesabaran dan rasa aman dalam kegiatan musik
  3. Aspek sosial adalah aspek yang berkaitan dengan kemampuan anak dalam berhubungan dengan orang lain dan lingkungannya dalam kegiatan musik.
  4. Aspek perseptual adalah aspek yang berkaitan dengan kemampuan menanggapi hasil pengamatan dalam kegiatan musik.
  5. Aspek fisikal adalah aspek yang berkaitan dengan kemampuan tubuh, terutama dalam pengendalian gerak.
  6. Aspek estetik adalah aspek yang berkaitan dengan rasa keindahan dalam kegiatan musik..
  7. Aspek kreativitas adalah aspek yang berkaitan dengan kemampuan mencipta dalam kegiatan musik.

Semua kegiatan diharapkan memperhatikan aspek mental dan fisikal agar tujuan pendidikan dapat dicapai secara seimbang sesuai dengan tingkat perkembangan dan hakikat anak. Oleh sebab itu pendidik diharapkan mampu memahami perkembangan anak dan pendidik mampu menentukan bahan dan kegiatan yang tepat bagi anak.

Karakteristik Musik Anak TK
Ada tiga aspek penunjang utama dalam pengembangan anak menyeluruh yaitu aspek pengembangan fisik, pengembangan sosial dan intelektual.
Pengembangan fisik: pada dasarnya anak suka bergerak. Melalui kegiatan musik, dengan musik dan dalam musik terjadi gerak. Kemampuan menunjang perkembangan musik keterampilan menggunakan otot besar dan otot halus.
Pengembangan aspek sosial: pada dasarnya anak adalah makhluk sosial yang memerlukan hubungan dengan orang lain. Perkembangan sosial dapat dilakukan dalam kegiatan musik dengan kegiatan bersama dan memberikan kesempatan kepada anak mengenal keragaman budaya.
Pengembangan aspek intelektual: biasanya pada satu objek dan kegiatan tingkat anak menyukai tantangan, suka pada cerita yang menarik imajinatif, dramatis dan fantastis mulai dapat dilatih berpikir asosiasi dan logis.
Anak mulai mengenal bilangan, hitungan, bentuk geometri serta membaca simbol, melalui kegiatan musik berupa ritme, bentuk dan syair lagu. Dalam kegiatan musik anak mengembangkan kemampuan intelektualnya.
Karakteristik atau ciri khusus musik anak pada pembahasan ini ditinjau dari suara anak dan permainan musik dan yang berkaitan erat dengan kegiatan musik.
Karakter suara anak dalam kegiatan bernyanyi ditinjau dari warna suara anak, batas jangkauan nada yang dapat dicapai oleh anak TK, interval yang dapat dijangkau ; koordinasi dalam bernyanyi, bernafas berada pada taraf penyesuaian (asimilasi) dan melakukan gerak anggota tubuh yang lain.
Karakter musik yang sesuai untuk dimainkan maupun dinyanyikan oleh anak memiliki batasan: mudah diingat, menarik minat anak, nyaman dimainkan dan dinyanyikan (bukan menyebabkan hambatan dan kesulitan yang mengganggu anak) ditinjau dari segi ritme, interval, birama, perulangan , gerak, jumlah nada dan unsur yang mengandung sifat permainan (game) dan komunikatif.

Penerapan Konsep Dasar Musik pada Anak TK
Ada 5 (lima) kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mencapai kemampuan musik estetis dan benar, yaitu dengan mendengarkan, menyanyi, berekspresi dengan kualitas bunyi, mengekspresikan diri melalui bernyanyi, dan bermain musik, serta mengembangkan kreativitas.
Konsep dasar dan elemen musik yang perlu dimiliki anak dilakukan melalui pengalaman anak. Elemen itu meliputi: ritme, melodi, volume, timbre, bentuk (desain), tekstur dan karakter musik. Penanaman konsep dasar dan elemen musik dilakukan sesuai dengan perkembangan anak. Materi yang dapat diterapkan dalam kegiatan musik harus memperhatikan aspek kompetensi intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, kreativitas, dan estetika dalam musik.

Merancang Pagelaran Musik di TK
Kegiatan musik bersifat terbuka dan tertutup. Kegiatan terbuka antara lain yaitu mempergelarkan musik dalam skala kecil maupun dalam skala besar. Kegiatan dalam skala kecil biasanya diadakan di dalam kelas, di sekolah dan dihadiri teman. Kegiatan pergelaran sebagai tontonan dihadapan banyak orang diadakan di lingkungan sekolah atau di luar sekolah.
Rancangan pergelaran amat penting untuk kemudahan semua pihak. Berikut diagramnya.
GBR

Anda menentukan corak dan besarnya pergelaran sesuai dengan tujuan pergelaran dan disesuaikan dengan kondisi serta situasi sekolah dengan sumber daya yang tersedia. Lebih baik pergelaran Anda kecil tapi rapi dan apik daripada besar tetapi kacau. Untuk mencapainya perlu diperhatikan hal-hal berikut.
  • Latihan harus dilakukan sesuai hakikat dan perkembangan anak. Suasana latihan perlu dijaga agar nyaman bagi anak.
  • Guru dapat bermain peran pada pementasan bila diperlukan. Hal ini tergantung pada tujuan pementasan dan jalan cerita.
  • Walaupun dalam bentuk pergelaran, konsep dasar pendidikan musik harus terwujud di dalamnya yaitu mendengarkan, menyanyi, bermain, musik, ekspresif, kreatif yang bermuara pada estetis. Pergelaran hendaknya memberikan pula kesempatan tiap individu anak berperan dalam kegiatan musik khususnya dan dalam kegiatan seni lain.

Manfaat Seni Bagi Anak Usia Dini

Manfaat Seni Bagi Anak Usia Dini


seni
by. flickr doug88888
Menurut Aylward, Hartley dan Field dalam artikel "Apresiasi Kurikulum Seni untuk Anak Prasekolah Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini", seni memiliki manfaat yang berharga dalam periode kehidupan anak usia dini termasuk meningkatkan rasa percaya diri. Seni juga membantu otak anak-anak tumbuh dan berkembang, yang berimbas pada peningkatan kapasitas belajar. Anak-anak yang diberikan kesempatan untuk belajar dan terlibat dalam seni tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman akan seni, tapi juga manfaat di bidang bahasa, keterampilan, kesiapan prasekolah, apresiasi musik, percaya diri dan pemahaman akan dirinya sendiri. Karena pekerjaan utama seorang anak adalah bermain, maka memberikan anak-anak kesempatan untuk belajar dengan konsep yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya. Seni Dan Pengembangan Diri
Rasa percaya diri pada anak usia dini, akan berdampak langsung pada pertumbuhannya. Hal tersebut merupakan bentuk dasar dari bagaimana seorang anak mengenal akan dirinya dan nilai atau hal penting akan dirinya. Karena pada usia remaja, seorang anak mulai mendapatkan rasa sebagai individu, maka periode anak usia dini adalah masa untuk mendukung pengembangan percaya diri yang sehat. Anak-anak kecil biasanya menikmati kegiatan seni dan mendapatkan kepuasan dari partisipasnyai dalam berbagai hal. Membuat sesuatu atas diri mereka sendiri dan merasa bangga akan penciptaannya, dapat mendukung pembentukan rasa percaya diri yang baik. Anak-anak juga belajar mengenai pujian atau kritik oleh guru, orang tua dan anak-anak lain mengenai karya yang telah dibuatnya.
Seni Dan Pengetahuan
Seni memiliki banyak sisi dan anak-anak muda yang berpartisipasi dalam semua bidang seni dapat mempelajarinya mulai dari tingkat dasar. Mereka reseptif untuk mempelajari mengenai jenis-jenis seni dari awal, seperti piktogram dan petroglyphs, atau mengenal seniman terkenal. Hal ini memberikan anak-anak muda kesempatan untuk mempelajari dengan menciptakan hal-hal seperti piktogram dan petroglyphs.
Seni dan Perkembangan Otak
Dengan kemajuan teknologi medis selama dekade terakhir, pemahaman akan pertumbuhan dan perkembangan otak anak terus dikembangkan. Memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjadi kreatif saat bermain adalah landasan praktek yang sesuai dengan tahapan perkembangan. Seni adalah sebuah jalan untuk membimbing anak-anak muda ke arah kreativitas dan perkembangan otak yang sehat. Bereksperimen dengan media seni, menawarkan otak anak muda kesempatan untuk memperkuat jalur saraf, yang menghasilkan sesuatu kemampuan di bidang kreativitas, imajinasi, integrasi sensorik dan motorik halus. Kemampuan anak untuk bercerita atau menggambarkan suatu hal, dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan perkembangan emosi sosial mereka.

PENDIDIKAN SENI ANAK PAUD


PENDIDIKAN SENI ANAK PAUD

Seni untuk anak-anak berbeda dengan seni untuk orang dewasa karena karakter fisik maupun mentalnya berbeda. Hal ini penting diperhatikan khususnya dalam melakukan penilaian karya anak didik, supaya hasil kreasi anak tidak diukur menurut selera dan kriteria keindahan orang dewasa. Fungsi seni dalam pendidikan berbeda dengan fungsi seni dalam kerja profesional. Seni untuk pendidikan difungsikan sebagai media untuk memenuhi fungsi perkembangan anak, baik fisik maupun mental. Sedang seni dalam kerja profesional difungsikan untuk meningkatkan kemampuan bidang keahliannya secara professional.
Dalam pelaksanaan pembelajaran seni di sekolah, pengalaman belajar mencipta seni disebut sebagai pembelajaran berkarya. Sedang pengalaman persepsi, melihat, dan menghayati serta memahami seni disebut pembelajaran apresiasi. Pembelajaran berkarya seni mengandung dua aspek kompetensi, yaitu: keterampilan dan kreativitas.
Di Taman Kanak-kanak kompetensi keterampilan lebih difokuskan pada pengalaman eksplorasi untuk melatih kemampuan sensorik dan motorik, bukan menjadikan anak mahir atau ahli. Sedangkan kreativitas di sini meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik yang terlihat dari produk atau hasil karya dan proses dalam bersibuk diri secara kreatif (Semiawan, Munandar, 1990: 10). Pembelajaran apresiasi disampaikan tidak hanya sebatas pengetahuan saja, namun melibatkan pengalaman mengamati, mengalami, menghayati, menikmati dan menghargai secara langsung aktivitas berolah seni.
Dalam pembelajaran seni musik dan seni tari anak usia dini secara umum pendekatan pembelajarannya ada 3 diantaranya :
1. Model Pembelajaran Apresiasi.
2. Model Pembelajaran Kreatif.
3. Model Pembelajaran Klasik.



Pengertian pendidikan seni anak adalah usaha sadar manusia dengan menggunakan medium seni (musik, tari, dan rupa) untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran pendidikan seni untuk anak usia dini.


Tujuan Pendidikan Seni Musik dan Tari Anak Usia Dini :
- Melatih fisik motorik anak.
- Melatih perkembangan kognitif, afektif.
- Melatih perkembangan sosial emosi, komunikasi dan bahasa.
- Melatih minat, bakat, dan kreativitas anak.
- Menanamkan nilai-nilai pendidikan atau nilai-nilai kemanusian (kepekaan estetis).
- Melestarikan Budaya Indonesia.
Kemampuan dasar fisik AUD dapat dikenali dari kemampuannya melakukan gerakan keseimbangan, lokomotor, kecepatan, perubahan, ekspresi, teknik, mengendalikan tubuh, gerak yang energik dan koordinasi anggota tubuh. Kemampuan dasar estetik AUD terlihat dari kemampuannya mengungkapkan keindahan tari baik dalam kegiatan penciptaan tari maupun dalam kegiatan menari. Kemampuan dasar kreatif AUD dapat dikenali dari kemampuannya membuat gerak-gerak yang unik, berbeda dengan teman-temannya, bahkan kemampuannya membuat gerak baru, serta kecepatannya menyesuaikan diri dengan teman-temannya, apabila melakukan kesalahan pada waktu menari.
Ciri-ciri khusus pendidikan seni untuk AUD adalah musik dan tari yang sesuai dengan kemampuan dasar anak usia AUD dari aspek intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, estetik dan kreatif. Bermain merupakan pendekatan yang paling cocok untuk pembelajaran musik dan tari di AUD. Ciri-ciri bentuk musik dan tari AUD adalah: musik dan tarinya bertema, musik dan gerak tariannya bersifat tiruan (gerak imitatif), musik dan gerak tarinya lebih variatif, bentuk penyajian musik dan tarinya kurang lebih 5 menit.

Jumat, 21 Juni 2013

10 Fakta Penting Tentang Anak dan Musik

10 Fakta Penting Tentang Anak dan Musik

Musik mencerdaskan anak. Pasti pernyataan yang satu ini sudah tidak asing di telinga kalian. Tapi, mungkin anda bertanya-tanya,bagaimana persisnya musik bisa mencerdaskan anak? Berikut informasi yang bisa memuaskan keingintahuan kalian.
Fakta #1 :
Tiap anak terlahir dengan naluri musik
Sebenarnya, anak sudah mengenal musik sejak di dalam kandungan. “Degup jantung mama saja sudah bagaikan alunan musik perkusi di telinga janin, “ kata Chepy Soemirat, Seminator Musik Ensemble dari Yamaha Musik Indonesia, Jakarta, yang biasa melatih musik para guru sekolah dasar di pelosok Nusantara. Ya, di sekitar bulan ke-4 kehamilan, janin sudah mampu mendengar ‘musik’ didalam tubuh mama. Menginjak bulan ke-7, organ pendengaran si kecil kian berkembang dan ia mulai mengenali berbagai suara, termasuk yang di dengarnya dari luar.
Fakta #2 :
Mama, guru musik pertama si kecil
Meski darah musik mungkin tidak mengalir dalam diri anda, anda tetap menjadi ‘guru musik’ pertamanya. Senandung lembut saat membuai si kecil, atau lagu riang yang anda nyanyikan saat bermain dengannya, semua ini berperan besar dalam mengasah naluri musik anak. Jadi, Anda bisa memperkenalkan musik sedini mungkin, tanpa harus menunggu sampai anak cukup besar untuk mengikuti pendidikan musik. “Sebagai role model, orang tua memegang peranan utama. Jika Anda cinta musik, anak akan lebih sering memperoleh stimulasi dari lingkungannya,” jelas Rustika Thamrin, Psi., CPHR, CBA, psikolog anak dan keluarga dari Brajawijaya Women and Children Hospital, Jakarta.
Fakta #3 :
Musik menyehatkan !
Para periset menemukan musik atau bahkan senandung mama bisa membantu bayi prematur menambah berat badan dan lebih cepat keluar dari rumah sakit. Tak heran, unit perawatan neonatal intensif (NICU) di beberapa rumah sakit rajin memutarkan musik bagi bayi prematur. Hal serupa juga terbukti dari sebuah studi di Jerman yang dilakukan terhadap 100 bayi yatim piatu dengan kondisi kesehatan buruk. Mereka diasuh oleh para pengasuh dengan sentuhan, stimulasi musik melimpah, serta intonasi suara yang naik turun. Hasilnya? Kesehatan mereka membaik hingga 100%. Sementara pada orang dewasa, musik pun dikenal bisa menurunkan tekanan darah dan membuat degup jantung lebih teratur.
Fakta #4 :
Musik baik untuk otak
Baik dalam kandungan, semasa bayi maupun kanak-kanak, musik membantu sel-sel syaraf otak membentuk berbagai koneksi yang bisa membantu kita memahami bahasa. Mark Tramo M.D., medicalneurobiologist dari Harvard Universit, Amerika, menjelaskan, “Dalam otak manusia, jutaan sel syaraf membentuk sirkuit atau jaringan, yang menjadi aktif saat kita mendengarkan musik. Sirkuit-sirkuit ini berhubungan dengan daya ingat, perhatian, emosi, kontrol motorik, dan kemampuan berbahasa.”
Musik juga menyeimbangkan kedua belahan otak : belahan kiri (memungkinkan kita untuk berjalan dan berbicara) dan belahan kanan (memungkinkan kita melakukan hal-hal kreatif). Bermusik mengaktifkan kedua belahan ini, dan belum ada aktivitas lain yang memberi efek serupa!
MEMILIH ALAT MUSIK
Alat musik yang ‘ramah’ bagi balita adalah electone. Mengapa? Tuts-nya sesuai kekuatan otot jari si kecil. Juga, electone memiliki jangkauan nada yang luas dan dua tingkat keyboard, sehingga anak bisa belajar membedakan suara melodi dan harmoni dengan jelas.
Menjelang usia enam tahun, saat otot-otot tangan dan kakinya sudah lebih kuat, Anda bisa mulai mengenalkan anak pada piano, biola, gitar, atau bahkan drum, tergantung pada minatnya.
Sikecil berminat pada alat musik tiup? Saat ia berusia sekitar tujuh atau delapan tahun, mulai perkenalkan pada recorder atau suling. Ketika usianya sudah cukup dan kemampuannya berkembang, anak bisa melanjutkan dengan alat musik tiup lain seperti flute, saksofon, klarinet, dan semacamnya.
Fakta #5 :
Anak lebih peka berkat musik
Selain menyehatkan dan ‘mengasah’ otak, musik juga bisa berguna untuk menunjangsi kecil dalam mengenali emosi. Sebuah studi di Ohio, Amerika, menemukan anak-anak dari berbagai usia bahkan yang tidak berlatar belakang musik, mampu mengenali ‘emosi’yang terkandung dalam musik. Tak hanya itu, musik bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan sosial anak kelak. Melalui musik, anak diajak mengikuti ritme. Hal ini akan menstimulasi otak kiri, yang banyak terkait dengan kemampuan mengikuti aturan. Dan saat anak bermain dan bergerak sesuai iringan musik, kepekaannya terhadap ‘aturan tak tertulis’ bisa lebih terasah, tentu saja ini akan banyak manfaatnya saat ia terjun ke tengah masyarakat kelak.
Fakta #6 :
Pendidikan musik bisa dimulai sejak usia balita
Sejak usia tiga tahun, anak sudah mulai mengikuti kelas persiapan untuk belajar musik (tahap pengenalan). Pada usia ini kemampuan pendengaran anak berkembang dengan pesat, dan pengalaman bermusik akan terekam sebagai memori menyenangkan, kepekaan anak terhadap beragam nada dan suara pun terasah. Jadi, kemampuan musik si kecil tertanam dengam sendirinya, ujar Lichin Harty, Chief Instructor Junior Music Course, Yamaha Musik Indonesia.
Fakta #7 :
Musik, penyaluran stres yang positif
Bermain musik bisa menjadi sarana penyaluran stres yang positif bagi anak.”Tekanan yang dihadapi anak kini semakin berat. Jika anak bisa bemain musik, ia mempunyai acar melampiaskan stres yang jauh lebih baik daripada bermain video game, misalnya, “ kata Rustika, psikolog yang juga mama tiga anak. Tak ada salahnya pula jika Anda mengimbangi kegiatan bermusik anak dengan kegiatan lain yang bersifat teamwork, seperti paduan suara, bemain futsal, atau olahraga kelompok lainnya.
Fakta #8 :
Bakat bukan segalanya
Bakat musik yang diturunkan ternyata hanya menentukan 20% keberhasilan anak. Sisanya? Lingkungan keluarga berperan. Anak yang berbakat belum tentu bisa menonjol jika musik jarang di perdengarkan di rumah. Sebaliknya, anak yang tidak punya darah musik di keluarga bisa saja mengembangkan naluri musik yang peka, jika orang tuanya rajin memberi stimulasi sejak kecil. Dan ingat, 90% kunci keberhasilan bermusik adalah latihan. “Umumnya anak hanya bertemu guru satu jam dalam seminggu. Jadi, latihan rutin di rumah penting. Sebentar saja sekitar 15-20 menit sehari, “jelas Lichin.
Fakta #9 :
Musik harus dipelajari dalam suasana menyenangkan
Belajar dalam suasana menyenangkan akan membuka sistem limbik. Sistem limbik adalah semacam ‘pintu’, agar informasi dapat mencapai bagian otak yang bernama cortex cerebri. Cortex Cerebri, yang volumenya meliputi 80% dari otak, adalah tempat penyimpanan daya ingat jangka panjang serta tempat berlangsungnya proses analisa berfikir. Itu sebabnya rata-rata kelas musik untuk balita berusaha menarik minat anak dengan aneka kegiatan seperti mendengar, bernyanyi, dan membaca. Dengan begitu, si kecil akan makin bersemangat bermusik.
Fakta #10 :
Partisipasi orang tua menentukan keberhasilan
Pada kelas musik untuk balita, biasanya orang tua diminta mendampingi sebagai partner belajar anak. Mengapa? Keterlibatan orang tua sangat penting dalam kemajuan pendidikan musik anak. Bangkitkan semangat berlatih si kecil dengan menemaninya berlatih dan memberi perhatian pada perkembangannya. Jangan lupa, sering-sering beri pujian atas usaha dan pencapaiannya!

MANFAAT MUSIK BAGI ANAK




MANFAAT MUSIK BAGI ANAK
Oleh : Lusiah Simanjuntak, S.Pd
Menikmati musik memang kegiatan yang paling mengasyikkan. Musik ternyata mempengaruhi perkembangan IQ (Intelligent Quotion) dan EQ (Emotional Quotion) seseorang. Seorang anak yang telah dibiasakan mendengarkan musik dari sejak kecil maka kecerdasan emosional dan intelegensinya akan lebih berkembang dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Anak yang sering mendengarkan musik tingkat kedisiplinannya lebih baik dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik.
Musik dapat menjadikan anak pintar terutama di bidang logika matematika dan bahasa. Keindahan musik adalah kata-kata yang menyatu dengan nada, sehingga anak memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung di dalamnya dan tanpa disadari anak turut berdendang dengan kata-katanya sendiri  misalnya dengan menyanyikan ba..ba..ba..ba..ba, mengetuk-ngetukkan atau menjentik-jentikan jari-jari tangan atau mengangguk-anggukkan kepala setiap kali mendengar irama musik dan sebagainya. Tapi keinginan untuk mengikuti lagu yang ia dengar, akan mendorongnya untuk berlatih terus menerus.
Musik juga dapat membantu anak yang kurang pandai berbicara untuk menyalurkan perasaan dan emosi yang terpendam. Bermain musik dapat memicu kepintaran kinestetis atau kepintaran gerak tubuh dan mengurangi stress anak. Jadi bila anak sedang suntuk atau kesal, dengan bermain musik atau mendengar musik beberapa menit, pasti akan menyegarkan otak si anak.  
Musik mampu mempengaruhi perkembangan intelektual anak dan bisa membuat anak pintar bersosialisasi. Alunan musik memberikan manfaat pada perkembangan intelektual anak, bahkan  didalam kandunganpun dianjurkan memperdengarkan musik kepada anak. Ketertarikan anak pada permainan musik berawal dari mendengarkan musik, dengan mendengarkan musik akan melatih fungsi otak anak yaitu berhubungan dengan daya nalar dan intelektual anak.  Musik dapat mengoptimalkan perkembangan intelektual anak dan musik juga bisa membuat anak jadi cerdas sekaligus kreatif, musik juga dapat membangun rasa percaya diri dan kemandirian. Ada beberapa manfaat yang dapat diambil apabila anak distimulus dengan musik sejak dalam kandungan, yaitu:
1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan
2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik sebab mendengarkan dan merasakan musik lewat perasaan sehingga menggugah kepekaannya
3. Memberikan kesenangan dan membantu anak mempelajari berbagai keterampilan yang perlu dikuasai anak atau yang sesuai dengan bakat anak
4. Membantu anak untuk mengekspresikan dan mengembangkan kreatif anak
5. Anak mampu mengendalikan emosinya, perasaan sedih atau senang dapat dicurahkan melalui musik dan lagu.
6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat syair lagu. Musik klasik sangat bagus untuk mengembangkan imajinasi kreatif anak
7. Membangun perasaan pada anak memberi banyak pengalaman seni kreatif. Contohnya, menari, menggambar sesuai dengan irama musik yang didengar oleh anak. Musik dapat menentukan suasana hati yang menggairahkan anak untuk membuat sesuatu
8. Apresiasi anak pada musik juga akan tumbuh dan berkembang dalam diri anak. Kalau apresiasi sudah tumbuh, maka ia bisa menganalisa nada. 
9. Musik dapat merangsang otak anak
10. Musik memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi
11. Musik dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, termasuk upaya anak saat belajar merangkak, berjalan, melompat dan lari.


Pengaruh Musik Terhadap Kecerdasan Anak Array Cetak Array  Surel
Ditulis oleh Zhao Haide   
Senin, 08 November 2010 21:48
Anak Main Musik
Anak Main Musik
Anak yang lebih awal menerima pendidikan musik, prestasi belajar mereka dalam matematika, membaca, menulis, kemampuan apresiasi bahasa dan lainnya, akan lebih menonjol dibandingkan anak seumuran mereka.
Oleh karena itu, musik dianggap sebagai kunci emas pembuka pintu kebijakan manusia.
Musisi terkenal Roger North percaya bahwa "tujuan musik ada dua: pertama adalah dengan suara yang murni membuat indra manusia terasa nyaman; kedua adalah membuat orang terharu atau membangkitkan antusias manusia".
Selain itu, musik lebih dapat menggetarkan sukma, menginspirasi mental dan kecerdasan, karena itu Einstein pernah mengatakan : "tanpa ada pendidikan musik di masa awal, semua yang aku lakukan takkan ada satupun yang berhasil".
Banyak penelitian dan fakta telah membuktikan, bahwa musik memerankan peran yang tak tergantikan terhadap pembinaan kepribadian yang baik dan bakat anak, musik yang indah akan membuat daya konsentrasi anak, daya ingat, daya imajinasi dan pengenalan anak memperoleh peningkatan yang optimal. 


Peran Musik terhadap perkembangan fisik dan mental anak dapat dilihat dari beberapa aspek berikut:

Anak Main Musik
Anak Main Musik
1.Semakin awal anak mendapat pendidikan musik, prestasi belajar mereka dalam matematika, membaca, menulis dan kemampuan apresiasi bahasa akan lebih menonjol dibandingkan anak seumuran mereka. Oleh karena itu, musik dianggap sebagai kunci emas pembuka pintu kebijakan manusia, juga merupakan sumber kebijakan anak.
2. Musik bisa meningkatkan IQ manusia. Siswa yang pernah mengikuti latihan piano atau latihan vokal selama 9 bulan, IQnya lebih tinggi kira-kira 3 % dibanding mereka yang belum mengikuti latihan. Ini adalah kesimpulan dari laporan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2004 oleh Glenn Schellenberg dari  “The University of Toronto at Mississauga”.
3.Anak-anak yang antusias dan gemar musik, penampilan mereka di masyarakat, perilaku, apresiasi terhadap keindahan, pengendalian diri dan lainya secara umum akan lebih unggul. Belajar musik perlu mengingat berbagai jenis not musik, ritme dan lain-lain, semua ini secara otomatis bisa melatih daya konsentrasi dan daya ingat manusia.
Disamping itu, untuk menyulap not musik yang tak bersuara menjadi serangkaian melodi yang indah, bukan saja membutuhkan perpaduan gerakan antara tangan dan otak,  si pemain musik lebih harus memahami dan menyelami teori musik, hingga pengenalan dan pemahamannya terhadap kehidupan manusia, hal-hal spiritual dan dunia kosmos.
Anak Main Musik
Anak Main Musik
4. Bermain musik perlu mengubah not musik dan ritme yang berbeda dari sebuah naskah lagu, menjadi irama musik yang intonasinya berbeda dan melodi yang berbeda.
Dengan demikian secara otomatis akan melatih daya proporsi otak.
Statistik menunjukkan, siswa yang belajar musik acap kali mempunyai pemahaman yang lebih baik terhadap konsepsi matematika (misalnya perbandingan, persentasi, bilangan, bidang, volume dll.) dan konsep ilmiah, daya imajinasinya terhadap konsep ruang waktu dan wujud komposisi juga lebih menonjol.
5. Musik bermanfaat untuk menanamkan daya pikir abstrak dari otak manusia, dapat meningkatkan daya imajinasi seseorang; musik bermanfaat untuk mengilhami dan mengembangkan daya kreativitas anak.
Citra musik merupakan bentuk seni yang agak abstrak, tidak memiliki wujud permukaan berupa nuansa dan bentuk yang konkrit, hanya dapat dipahami melalui pemikiran. Irama, ritme dan komposisi musik mempunyai sifat logika, hampir dapat disejajarkan dengan sifat logika tinggi dari matematika yang berupa “ratu ilmu pengetahuan”. Oleh karena itu, sering menikmati dan mengalunkan musik, dapat menginspirasi kecerdasan, memperkuat daya pemahaman dan daya penyimpulan.  
Array Cetak Array  Surel
Ditulis oleh Zhao Haide   
Senin, 08 November 2010 21:48
Anak Main Musik
Anak Main Musik
Anak yang lebih awal menerima pendidikan musik, prestasi belajar mereka dalam matematika, membaca, menulis, kemampuan apresiasi bahasa dan lainnya, akan lebih menonjol dibandingkan anak seumuran mereka.
Oleh karena itu, musik dianggap sebagai kunci emas pembuka pintu kebijakan manusia.
Musisi terkenal Roger North percaya bahwa "tujuan musik ada dua: pertama adalah dengan suara yang murni membuat indra manusia terasa nyaman; kedua adalah membuat orang terharu atau membangkitkan antusias manusia".
Selain itu, musik lebih dapat menggetarkan sukma, menginspirasi mental dan kecerdasan, karena itu Einstein pernah mengatakan : "tanpa ada pendidikan musik di masa awal, semua yang aku lakukan takkan ada satupun yang berhasil".
Banyak penelitian dan fakta telah membuktikan, bahwa musik memerankan peran yang tak tergantikan terhadap pembinaan kepribadian yang baik dan bakat anak, musik yang indah akan membuat daya konsentrasi anak, daya ingat, daya imajinasi dan pengenalan anak memperoleh peningkatan yang optimal. 


Peran Musik terhadap perkembangan fisik dan mental anak dapat dilihat dari beberapa aspek berikut:

Anak Main Musik
Anak Main Musik
1.Semakin awal anak mendapat pendidikan musik, prestasi belajar mereka dalam matematika, membaca, menulis dan kemampuan apresiasi bahasa akan lebih menonjol dibandingkan anak seumuran mereka. Oleh karena itu, musik dianggap sebagai kunci emas pembuka pintu kebijakan manusia, juga merupakan sumber kebijakan anak.
2. Musik bisa meningkatkan IQ manusia. Siswa yang pernah mengikuti latihan piano atau latihan vokal selama 9 bulan, IQnya lebih tinggi kira-kira 3 % dibanding mereka yang belum mengikuti latihan. Ini adalah kesimpulan dari laporan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2004 oleh Glenn Schellenberg dari  “The University of Toronto at Mississauga”.
3.Anak-anak yang antusias dan gemar musik, penampilan mereka di masyarakat, perilaku, apresiasi terhadap keindahan, pengendalian diri dan lainya secara umum akan lebih unggul. Belajar musik perlu mengingat berbagai jenis not musik, ritme dan lain-lain, semua ini secara otomatis bisa melatih daya konsentrasi dan daya ingat manusia.
Disamping itu, untuk menyulap not musik yang tak bersuara menjadi serangkaian melodi yang indah, bukan saja membutuhkan perpaduan gerakan antara tangan dan otak,  si pemain musik lebih harus memahami dan menyelami teori musik, hingga pengenalan dan pemahamannya terhadap kehidupan manusia, hal-hal spiritual dan dunia kosmos.
Anak Main Musik
Anak Main Musik
4. Bermain musik perlu mengubah not musik dan ritme yang berbeda dari sebuah naskah lagu, menjadi irama musik yang intonasinya berbeda dan melodi yang berbeda.
Dengan demikian secara otomatis akan melatih daya proporsi otak.
Statistik menunjukkan, siswa yang belajar musik acap kali mempunyai pemahaman yang lebih baik terhadap konsepsi matematika (misalnya perbandingan, persentasi, bilangan, bidang, volume dll.) dan konsep ilmiah, daya imajinasinya terhadap konsep ruang waktu dan wujud komposisi juga lebih menonjol.
5. Musik bermanfaat untuk menanamkan daya pikir abstrak dari otak manusia, dapat meningkatkan daya imajinasi seseorang; musik bermanfaat untuk mengilhami dan mengembangkan daya kreativitas anak.
Citra musik merupakan bentuk seni yang agak abstrak, tidak memiliki wujud permukaan berupa nuansa dan bentuk yang konkrit, hanya dapat dipahami melalui pemikiran. Irama, ritme dan komposisi musik mempunyai sifat logika, hampir dapat disejajarkan dengan sifat logika tinggi dari matematika yang berupa “ratu ilmu pengetahuan”. Oleh karena itu, sering menikmati dan mengalunkan musik, dapat menginspirasi kecerdasan, memperkuat daya pemahaman dan daya penyimpulan.